Jalan Dago Parung Panjang Milik Kabupaten Bogor Minim Penerangan PJU

SwaraJabar.com | Bogor – Kondisi ruas jalan milik kabupaten Bogor yang menghubungkan antara Desa Dago dengan Desa Cikuda Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya, jalur sepanjang kurang lebih 1 kilometer tersebut minim lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), mengakibatkan jalan menjadi gelap gulita saat malam hari.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, hanya terdapat beberapa titik lampu yang berfungsi, itu pun jaraknya saling berjauhan. Selebihnya, pengendara hanya mengandalkan lampu utama kendaraan untuk menembus kepekatan malam di jalur yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam tersebut.

Jalan Dago-Cikuda dikeluhkan Warga serta Pengendara.

Salah seorang warga setempat, Atang (55) mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama bertahun tahun, Menurutnya, ketiadaan penerangan jalan bukan hanya mempersulit jarak pandang, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kalau malam lewat sini harus ekstra waspada. Selain jalannya berkelok, jalan tersebut tajam yang tidak terlihat kalau cuma pakai lampu motor. Sudah sering ada pengendara yang terperosok, serta adu banteng” ujarnya,  Sabtu, (28/3/2026).

Senada dengan hal tersebut, seorang pengendara motor lainnya Rahmat yang sering melintasi jalur tersebut, bahkan setiap hari melintasi untuk pulang pergi ke tangerang mengaku merasa was-was akan potensi tindak kriminalitas. 

“Kondisi gelap begini rawan sekali aksi begal atau kejahatan jalanan lainnya. Kami berharap pemerintah segera memberi perhatian,” katanya.

Desakan Kepada Dinas Terkait

Menanggapi keluhan tersebut, tokoh masyarakat setempat mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten untuk segera melakukan pengadaan baru atau perbaikan lampu PJU di titik-titik rawan. Apalagi, jalan ini merupakan akses utama ekonomi bagi masyarakat masyarakat kecamatan Rumpin, Cigudeg dan Parung Panjang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pemasangan PJU di wilayah tersebut. 

Namun, warga berharap perbaikan bisa dilakukan sesegera mungkin, mengingat risiko kecelakaan yang semakin tinggi saat jalanan licin  dan tidak adanya lampu penerangan.[*/Red].

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *