SwaraJabar.com | Bogor – Keheningan yang intens menyelimuti ruang kelas enam pagi ini. 79 Siswa-siswi pasang mata menatap tajam ke layar laptop yang terbagi tiga tahap, jari-jari bergerak lincah namun penuh perhitungan. Ini bukan sekadar latihan biasa, ini adalah Try Out pertama 2026. yang digelar oleh Sekolah SDN Sampay kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Sebuah simulasi medan tempur sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.
Pelaksanaan try out kali ini terasa berbeda. Tidak ada lagi lembaran kertas yang berserakan. Seluruh sistem dilakukan secara full computerized dengan standar keamanan dan tingkat kesulitan soal yang mengadopsi sistem seleksi nasional terbaru.

Kepala SDN Sampay, Purkon Prasetio, menegaskan bahwa Try Out ini didesain bukan hanya untuk menguji hafalan, melainkan daya nalar dan mentalitas siswa di bawah tekanan waktu.
“Kami membawa atmosfer ujian praktik yang sesungguhnya ke sini. Soal-soal yang disajikan berbasis Computer dan sistem penilaiannya real-time. Kami ingin siswa merasakan adrenalin ujian sebenarnya, sehingga mental mereka terbentuk sekeras baja saat hari H nanti, terutama mata pelajaran matematika dan bahasa indonesia” Tegas Purkon kepada awak media. Kamis, (12/2/2026).

Yang membuat acara ini semakin “keren” adalah penggunaan fitur analisis berbasis data (data-driven analysis) pasca-ujian. Siswa tidak hanya mendapatkan skor, tetapi juga grafik kelemahan dan kekuatan mereka per sub-bab materi, memungkinkan strategi belajar yang lebih presisi di sisa waktu yang ada.
Lebih Lanjut kepsek mengaku merasakan sensasi berbeda dalam tryout ini. “Tegang tapi seru. Soal penalaran matematikanya benar-benar menguji logika, beda banget sama belajar biasa di rumah baik belajar biasa di sekolah. Setelah lihat hasilnya nanti, saya jadi tahu strategi apa yang harus saya ‘gaspol’ bulan yang akan datang” ujarnya.

Belajar TryOut ini singkat untuk membangun kepercayaan diri siswa, memastikan mereka pulang tidak hanya dengan evaluasi akademik, tetapi juga semangat baru untuk mengejar mimpi mereka dimasa depan tentang tekhnologi yang akan semakin berkembang di dunia pendidikan.
Saya berharap Try Out ini berjalan dengan lancar, semoga Siswa-siswi kelas enam bisa mengikuti ujian nanti yang sesungguhnya dengan tenang dan penuh kehati-hatian tidak nerpes lagi. Saya harap setelah lulus nanti semua anak Didi kami terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi” Tutup Purkon.(Rhidayat).
















Leave a Reply