Masyarakat Tuntut Hak Penutupan Tambang, Masa Aksi Rusak Kantor Kecamatan Cigudeg

SwaraJabar.com | Bogor – Masyarakat kabupaten Bogor yang tergabung di Aliansi Masyarakat Cigudeg Rumpin dan Parung Panjang adakan Aksi damai di kantor halaman kecamatan Cigudeg kabupaten Bogor. Senin, (12/1/2026).

Dalam aksi damai Aliansi Masyarakat tiga kecamatan tersebut terdiri dari empat tuntutan. 

1. Segera merealisasikan bantuan kompensasi penutupan tambang yang telah dijanjikan oleh gubernur Jawa Barat.

2. Membuka kembali aktivitas pertambangan di kecamatan Cigudeg dan Rumpin sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat.

3. Merealisasikan janji gubernur Jawa Barat terkait penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kecamatan Cigudeg dan Rumpin.

4. Merealisasikan pembangunan jalur khusus tambang.

Sangat disayangkan dalam aksi damai tersebut menjadi aksi mencekam, diduga masyarakat aksi menjadi anarkis, akibat ketidak puasan masa aksi yang semakin memanas. Saling dorong-mendorong pun terjadi antara masa aksi dengan petugas pengamanan kantor kecamatan. 

Dalam anarkisnya, Pendemo melempari gedung kantor kecamatan diduga dengan material batu dan sejenisnya, pembakaran ban karet pun terjadi di jalan utama Leuwiliang-Jasinga pintu masuk kecamatan Cigudeg dibarengi pemblokiran Jalan dengan memalangkan mobil truk oleh masa aksi demo. 

Dari aksi tersebut mengakibatkan beberapa dinding kaca kantor kecamatan Cigudeg rusak parah serta mengakibatkan kemacetan hingga satuan kilo meter di jalur utama Cigudeg.

Pendemo terlerai saat di temui langsung oleh bupati Bogor Rudy Susmanto dengan pernyataannya beserta personil kepolisian gabungan ditambahkan(*/Red- Jaenudin).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *