SwaraJabar.com | Bogor – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, secara resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung Kadin 3 yang berlokasi di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Rabu (15/4/2026).
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan distribusi pangan bergizi tepat sasaran bagi kelompok prioritas, mulai dari anak sekolah, santri, hingga ibu hamil dan balita di wilayah Bogor.
Dalam sambutannya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa SPPG ini memiliki standar operasional yang ketat. Unit ini bukan sekadar dapur umum, melainkan fasilitas pelayanan yang diawasi langsung oleh tenaga ahli gizi.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap porsi makanan mengandung nutrisi yang dibutuhkan guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Dadan.
Selain fokus pada kesehatan, keberadaan SPPG Cijujung Kadin 3 diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dadan menjelaskan bahwa pihaknya akan menyerap hasil produksi pertanian dan peternakan dari warga lokal sebagai bahan baku utama.
“Bahan baku seperti sayur, telur, dan beras sedapat mungkin berasal dari petani di sekitar Cijujung agar ekonomi desa turut berputar,” tambahnya.
Senada dengan upaya peningkatan kualitas layanan, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, memberikan penekanan khusus pada kualifikasi relawan yang bertugas di SPPG Kadin 3.
Sintha menyatakan bahwa seluruh relawan diwajibkan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. “Relawan harus sehat dan bebas narkoba agar selalu sadar dalam menyajikan makanan dan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Sintha saat diwawancarai awak media.
Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kadin Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, serta para kepala desa dan kepala sekolah di wilayah Kecamatan Sukaraja.
Dadan Hindayana menutup sambutannya dengan optimisme tinggi terhadap masa depan generasi muda. “Melalui SPPG Cijujung Kadin 3 ini, kita ingin memberikan bukti nyata bahwa negara hadir untuk menyiapkan generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas,” pungkasnya.(*/Red-Bidawan).








